{"id":371,"date":"2026-01-01T13:49:29","date_gmt":"2026-01-01T13:49:29","guid":{"rendered":"https:\/\/wartaedukasi.net\/?p=371"},"modified":"2026-02-23T16:50:53","modified_gmt":"2026-02-23T16:50:53","slug":"imelda-tekankan-gotong-royong-sebagai-kunci-jaga-persatuan-di-pesisir-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartaedukasi.net\/?p=371","title":{"rendered":"Imelda Tekankan Gotong Royong sebagai Kunci Jaga Persatuan di Pesisir Barat"},"content":{"rendered":"<p>PESISIR BARAT \u2013\u00a0Di tengah derasnya arus perubahan sosial dan menguatnya sikap individualistis, upaya menjaga persatuan serta menghidupkan kembali semangat gotong royong menjadi tantangan serius dalam kehidupan bermasyarakat. Menjawab kondisi tersebut, Anggota<span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">DPRD Provinsi Lampung<\/span><\/span>Daerah Pemilihan IV (Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat),<span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Imelda<\/span><\/span>, menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di<span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Kabupaten Pesisir Barat<\/span><\/span>, Sabtu (31\/1).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, aparatur pekon, serta warga dari berbagai lapisan. Antusiasme peserta tampak tinggi, dengan suasana diskusi yang berlangsung hangat dan cair, membuka ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat terkait tantangan kebangsaan di tingkat akar rumput.<\/p>\n<p>Dalam pemaparannya, Imelda menegaskan bahwa persatuan tidak boleh dimaknai sebatas jargon seremonial. Menurutnya, persatuan harus dirawat melalui praktik gotong royong yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah perbedaan kepentingan, tekanan ekonomi, dan perubahan gaya hidup masyarakat.<\/p>\n<p>Ia menilai, nilai gotong royong yang dahulu menjadi denyut utama kehidupan desa kini mulai tergerus oleh pola pikir pragmatis dan individualistis. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi melemahkan ikatan sosial dan berdampak pada rapuhnya persatuan di tingkat lokal.<\/p>\n<p>\u201cPancasila hidup ketika masyarakat saling peduli, saling membantu, dan tidak membiarkan satu sama lain berjalan sendiri. Dari situlah persatuan tumbuh,\u201d ujar Imelda di hadapan peserta.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Anggota Fraksi<span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Partai Amanat Nasional<\/span><\/span>Lampung itu menekankan bahwa pengamalan Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan konkret. Mulai dari menjaga kerukunan antarwarga, menguatkan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan pekon, hingga membangun kerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>Menurutnya, desa atau pekon yang kuat secara sosial akan menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan daerah secara keseluruhan. Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan semangat Pancasila yang menempatkan kebersamaan sebagai kekuatan utama bangsa.<\/p>\n<p>Diskusi interaktif juga menyinggung realitas kehidupan modern yang serba cepat dan kompetitif, yang kerap membuat masyarakat abai terhadap nilai kebersamaan. Imelda mengajak masyarakat untuk menjadikan gotong royong sebagai kekuatan bersama, bukan sekadar romantisme masa lalu.<\/p>\n<p>Ia berharap, sosialisasi pembinaan ideologi kebangsaan ini tidak berhenti sebagai agenda formal, melainkan menjadi pemantik kesadaran kolektif untuk kembali merajut persatuan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. (rm)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESISIR BARAT \u2013\u00a0Di tengah derasnya arus perubahan sosial dan menguatnya sikap individualistis, upaya menjaga persatuan serta menghidupkan kembali semangat gotong royong menjadi tantangan serius dalam kehidupan bermasyarakat. Menjawab kondisi tersebut, AnggotaDPRD Provinsi LampungDaerah Pemilihan IV (Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat),Imelda, menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan diKabupaten Pesisir Barat, Sabtu (31\/1). Kegiatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":374,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=371"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/371\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":375,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/371\/revisions\/375"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/374"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}