{"id":299,"date":"2026-01-26T14:38:12","date_gmt":"2026-01-26T14:38:12","guid":{"rendered":"https:\/\/wartaedukasi.net\/?p=299"},"modified":"2026-02-23T15:41:25","modified_gmt":"2026-02-23T15:41:25","slug":"komisi-iv-dprd-2026-tak-ada-pembangunan-irigasi-baru-jalan-jadi-prioritas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartaedukasi.net\/?p=299","title":{"rendered":"Komisi IV DPRD: 2026 Tak Ada Pembangunan Irigasi Baru, Jalan Jadi Prioritas"},"content":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG \u2013 Ketua Komisi IV<span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">DPRD Provinsi Lampung<\/span><\/span>,<span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Mukhlis Basri<\/span><\/span>, menegaskan pada 2026 tidak ada pembangunan irigasi baru. Kebijakan tersebut diambil karena<span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Pemerintah Provinsi Lampung<\/span><\/span>memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai paling mendesak dan dibutuhkan masyarakat.<\/p>\n<div class=\"flex flex-col text-sm pb-25\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p>\u201cMengingat tingkat kebutuhan masyarakat di Provinsi Lampung pada bidang infrastruktur, jalan masih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,\u201d ujar Mukhlis di ruang kerjanya, Senin (26\/01).<\/p>\n<p>Mukhlis menjelaskan, bukan berarti sektor Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) tidak memerlukan anggaran. Namun, berdasarkan skala prioritas, alokasi anggaran saat ini masih didominasi pembangunan infrastruktur jalan.<\/p>\n<p>\u201cBukan berarti di bidang PSDA tidak ada kebutuhan, tetapi dilihat dari skala prioritas, anggaran masih didominasi oleh tuntutan pembangunan infrastruktur jalan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, pembangunan irigasi yang telah dilakukan selama ini dinilai sudah cukup maksimal. Karena itu, fokus kebijakan diarahkan pada pemeliharaan jaringan irigasi yang ada, bukan pembangunan baru.<\/p>\n<p>\u201cBukan berarti tuntutan irigasi tidak ada, tetapi apa yang sudah dilakukan selama ini dinilai cukup maksimal. Karena itu, Pemprov akan lebih memfokuskan pembangunan ke infrastruktur jalan, sementara porsi anggaran PSDA lebih diarahkan pada pemeliharaan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Mukhlis menilai kebijakan tersebut sudah tepat dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat saat ini. (rm)<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG \u2013 Ketua Komisi IVDPRD Provinsi Lampung,Mukhlis Basri, menegaskan pada 2026 tidak ada pembangunan irigasi baru. Kebijakan tersebut diambil karenaPemerintah Provinsi Lampungmemprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai paling mendesak dan dibutuhkan masyarakat. \u201cMengingat tingkat kebutuhan masyarakat di Provinsi Lampung pada bidang infrastruktur, jalan masih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,\u201d ujar Mukhlis di ruang kerjanya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":302,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-299","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/299","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=299"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/299\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":303,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/299\/revisions\/303"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/302"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=299"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=299"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=299"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}