{"id":258,"date":"2026-01-22T14:52:44","date_gmt":"2026-01-22T14:52:44","guid":{"rendered":"https:\/\/wartaedukasi.net\/?p=258"},"modified":"2026-02-23T14:54:49","modified_gmt":"2026-02-23T14:54:49","slug":"sosialisasikan-perda-rembug-desa-sekretaris-komisi-v-dprd-lampung-ajak-warga-kedepankan-musyawarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartaedukasi.net\/?p=258","title":{"rendered":"Sosialisasikan Perda Rembug Desa, Sekretaris Komisi V DPRD Lampung Ajak Warga Kedepankan Musyawarah"},"content":{"rendered":"<div class=\"ak-post-share-side-container\">\n<div class=\"ak-post-inner\">\n<div class=\"entry-content ak-post-content\">\n<p>PESAWARAN \u2013\u00a0Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Perda Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Pahumungan, Desa Way Kepayang, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (24\/1\/2026).<\/p>\n<div class=\"flex flex-col text-sm pb-25\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p>Dalam arahannya, Elly Wahyuni menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial melalui musyawarah mufakat sebagai kearifan lokal yang harus terus dijaga. Menurutnya, Perda ini menjadi pedoman penting dalam mencegah potensi konflik di tingkat desa dan kelurahan.<\/p>\n<p>\u201cSaya mengajak masyarakat untuk menyikapi setiap persoalan dengan mengedepankan musyawarah, agar masalah yang muncul dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik,\u201d ujar Elly Wahyuni.<\/p>\n<p>Anggota DPRD yang juga Bendahara DPD Partai Gerindra Lampung ini menilai, implementasi Perda Nomor 1 Tahun 2016 harus dibarengi dengan pemahaman yang komprehensif di tengah masyarakat. Sosialisasi menjadi langkah strategis untuk meminimalisir potensi gesekan sosial antarwarga.<\/p>\n<p>Bunda Elly, sapaan akrabnya, juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang berkembang di lingkungan sekitar, baik melalui percakapan langsung maupun media sosial.<\/p>\n<p>\u201cKita harus pandai menyikapi masalah dan tidak mudah tersulut emosi. Jangan meninggalkan budaya gotong royong, karena itu fondasi utama dalam menjaga hubungan bermasyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan sosialisasi ini, DPRD Provinsi Lampung berharap Perda tentang Rembug Desa dan Kelurahan dapat diterapkan secara efektif sebagai instrumen pencegahan konflik, sekaligus memperkuat persatuan dan ketenteraman masyarakat di tingkat akar rumput. (rm)<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESAWARAN \u2013\u00a0Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Perda Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Pahumungan, Desa Way Kepayang, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (24\/1\/2026). Dalam arahannya, Elly Wahyuni menegaskan pentingnya peran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":261,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-258","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=258"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/258\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":262,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/258\/revisions\/262"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/261"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaedukasi.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}